Yaa telat 8 hari ffnyaa. Aku baru bikin 3 hari sebelum hari H sih T_T payah nih authornya.

Main cast: all Super Junior member

-Seoul, June 19th 2011 12:04-

Kim Ryeowook POV

” Wookie, mau kemana ? ” suara bass Yesung hyung menghentikan langkahku.

” Aku mau membeli sesuatu “

” Makanlah dulu. Sungmin sudah menyiapkannya untuk kita semua ” bujuknya dengan pandangan kasih sayang.

” Ani hyung. Aku akan memasak sendiri nanti. Makan saja jatahku ” tolakku halus dan memberi senyum manisku.

” Kau mau membeli apa ? “

” Hanya bahan-bahan untuk memasak. Hyung mau menitipkan sesuatu ? “

” Aniyo… baiklah hati-hatilah di jalan “

” Ne ” ucapku dan meninggalkannya.

Kutinggalkan dorm dan kulangkahkan kakiku menuju minimarket dekat sana. Tidak jauh, sekitar 5 menit aku sampai disana. Sesampainya disana segera kuambil barang-barang yang kumau. Tepung, gula, mentega, telur, coklat, whipped cream, dan lainnya. Kalian tahu itu untuk apa ? Ya, itu untuk merayakan ulang tahunku yang ke 24 dan akan kulaksanakan sendiri 2 esok hari pada saat malam. Dalam 2 hari kedepan para penghuni dorm akan disibukkan dengan pekerjaan masing-masing sehingga tak ada yang tersusa di dorm. Aku ragu apakah mereka mengingat ulang tahunku.

Biasanya Yesung hyung lah yang pertama mengucapkan selamat padaku. Tapi esok ia akan bekerja membuat jingle lagu untuk iklan perusahaan Sungmin hyung bersama yang lainnya dan mereka tidak akan berada di dorm, melainkan di rumah Sungmin hyung. Aku ditawari, tetapi aku sengaja menolaknya karena esoknya adalah ulang tahunku.

” Berapa semuanya, ahjumma ? “

” 23.000 won ” jawab ahjumma pemilik minimarket.

” Ne. Ini. “

Aku meninggalkan minimarket itu. Kulihat arloji yang melingkar manis di pergelangan tanganku menunjukkan pukul 12:22. Masih terlalu siang. Nanti para hyung dan Kyuhyun akan menyadari apa yang akan kulakukan dengan barang-barang ini. Tapi.. masa iya mereka melupakan ulang tahunku? Ayolah Wookie, jangan berpikir begitu. Tahan air matamu. Ini taman untuk umum, bukan kamarmu yang bisa setiap saat kau kunci dan menangis di dalamnya.

” wookie ? kok nggak ke dorm ? “

Aku menyeka air mataku yang hampir jatuh dan menoleh. Dan terlihatlah wajah Shindong hyung yang menenteng kantong plastik putih.

” Ani hyung. Aku ingin mencari udara segar “

” Tapi ini sudah waktunya makan siang loh. Aku saja cepat-cepat mau ke dorm. Ayo–ah wookie, matamu kenapa? kok merah? Menangisi apa kau? ” tanyanya yang menyadari aku habis menangis.

” Ani, tadi aku kelilipan. Aku nanti saja hyung. Ngomong-ngomong hyung habis darimana? Dan kantong plastik itu isinya apa ? ” tanyaku penasaran.

” Ini, aku habis dipanggil oleh Soo Man songsaenim, dan ia memberikan ini untukku. Entah untuk apa ia memberikan ini ” ujarnya sambil memperlihatkan plastik yang berisi sebuah kue. Aku tersenyum kecut. ” Yaa ayo pulang dulu~ sayang nanti kalau kau tidak makan “

” Ne hyung ” ucapku menurut saja

***

Kim Jongwoon POV

” Yak Jongwoon, mana pacarmu itu ? ” tanya Heechul hyung setelah melihatku yang duduk disebelah Sungmin.

” Berbelanja untk bahan masakan. ” jawabku sambil mengambil sup dalam panci tersebut.

Aku merasa sedikit aneh. Biasanya dialah yang paling rajin mengingatkan kami untuk makan, Tapi kenapa sekarang…. ah apa dia punya masalah ? Atau….

” AH ! ” Aku berteriak setelah mengingat sesuatu yang penting.

” Wae hyung ? Kok teriak ? Berisik tahu ” ujar Kyuhyun acuh. Semuanya menatap kyu dengan sinis.

” Ani.. sebentar, aku mau ke kamar dulu ” pamitku pada penghuni dorm yang sedang makan. Aku bergegas ke kamarku dan Ryeowook dan mengecek kalender di hp. Benar ! Sekarang tanggal 19 juni dan 2 hari lagi hari ulang tahunnya ! Dan dia tau kalau dua hari lagi kami tidak ada disini… Aahh mianhae wookie, aku lupa kalau dua hari lagi adalah hari kelahiranmu ! Pantas saja dia cepat-cepat untuk berbelanja. Dia membeli bahan-bahan untuk membuat kue, dan dia akan merayakannya sendiri.

” Yesung, wae ? ” Leeteuk hyung angkat bicara setelah melihatku yang masuk ke ruang makan.

” Ani…kalian ingat sekarang tanggal berapa ? “

” 19 ” ucap mereka serempak.

” Bulan ? “

” Juni “

” Siapa yang berulang tahun di bulan ini ? “

” Ryeowook ” masih dengan nada santai.

Hening sejenak.

” ULANG TAHUN RYEOWOOK 2 HARI LAGI !!!!!! ” seru mereka bersamaan.

” Yaa aku sendiri lupa. Pantas saja dia tadi tidak bersemangat “

” Aahh aku baru ingat kalau besok kan kita membuat jingle untuk iklan perusahaan ayahku ! Uwaa pantas saja dia menolaknya! ” ujar Sungmin dengan nada panik.

” Jadi, Sungmin. Bisakah kita undur pembuatan lagu itu? Aku khawatir Ryeowook menjadi sedih jika usianya yang ke 24 dirayakan secara sunyi ” usul Leeteuk hyung, yang nampaknya merasakan kesedihan yang sama dengan Ryeowook.

” Ah aku akan beritahu ayahku. Tapi kita harus membuat rencana dulu. “

” Satu masalah lagi …. ” semua mata tertuju pada Heechul hyung dengan penasaran.

” Mana teddy bear kita ? ” kami berdiam.

” Annyeong~ masih ada makanan kaan ? Aku laparr ” Shindong, bersama Ryeowook muncul dari pintu masuk.Kami memandang mereka.

” Yaa kalian makanlah dulu ” ujar Leeteuk hyung.

” Ne hyung ” jawab mereka serempak. ” Aku ke kamar sebentar ya.. ” ucap Ryeowook dan berjalan menuju kamarku dan kamarnya. Shindong langsung duduk di sebelah Leeteuk.

” Kita bicarakan ini sekarang. “

***

Author POV

” haahh ” Ryeowook menghela napasnya dan menghempaskan tubuhnya ke kasur. Ia segera bangun karena perutnya sudah meronta dan segera mencari tempat aman untuk menyimpan bahan-bahan tersebut. Setelah menyimpannya, ia keluar dan duduk disebelah Yesung. Rapat itu berhenti sejenak dan mereka melanjutkan acara makan mereka. Hingga akhirnya semua sudah selesai dan tinggal Ryeowook lah yang masih makan.

” Ryeowook-ah~ ayoolaah aku ingin mencuci piring dan cepat-cepat bermain dengan Hyukkie~ ” rengek Donghae.

” Ne. ” Ryeowook menyudahi makan dan pamit menuju taman. Donghae menunggu Ryeowook keluar dengan sabar.

” Yaa hyung~ Ryeowook sudah keluar. mari rapat lagi~ ” teriak Donghae yang sudah melihat Ryeowook keluar dan merasa tidak ada tanda-tanda adanya Ryeowook diluar.

***

Kim Ryeowook POV

Apa mereka benar-benar lupa? Bahkan Donghae hyung yang selalu mengingat ulang tahun anggota SJ saja tidak antusias. Ah mungkin mereka akan melakukan kejutan dengan mengundurkan pembuatan iklan itu. Andwae. Heechul hyung kan paling tidak suka menunda-nunda. Atau.. AAHH aku bingung sendiri!

drrtt

Hpku bergetar. Sengaja kupasang dengan silent mode supaya tidak mengangguku yang sedang galau ini. Kuambil alat itu dan memencet tanda call

” yoboseyo? “

” yoboseyo. Ya wookie ini Yesung. Kami dipanggil tiba-tiba oleh ayahnya Sungmin untuk pembuatan lagunya karena harus ada dua hari lagi. Baik-baiklah dirumah ya “

” Ne ” aku memutuskan telepon dan berpikir sejenak. Kalau begitu dirumah sekarang kosong? Ya! Aku bisa membuat kuenya sekarang !

***

” Annyeonghi… ” teriakku dari pintu untuk memastikan apakah ada orang atau tidak. Sepi.

” YEAH!! ” seruku girang. Aku segera mengambil bahan yang kubeli tadi dan meletakkannya di dapur.

” Sekarang… adonannya dulu ya… ” berpikir, bepikir. Ayolah aku sudah sering membuat kue, kenapa sekarang aku gelisah? Mungkinkah karena disini sepi? Biasanya kalaupun sepi aku takkan seperti ini, karena terkadang Kyuhyun yang suka berteriak kalau kalah main game. Karena ulang tahunku? Ayolah Ryeowook. Kau sudah besar, janganlah menjadi egois.

***

-Seoul, June 20th 2011 23:17-

Kue sudah. Lilin sudah. Aku merayakannya seorang diri. Sebenarnya rencanaku itu tiga hari terakhir ini aku ingin ke Incheon menjenguk eomma dan appa. Tapi tak mungkin juga, aku sudah dipercaya menjaga dorm. Empat puluh tiga menit lagi adalah hari esok. Hari esok adalah ulang tahunku. Dan ulang tahunku kali ini kurayakan dengan sepi dan sendiri.

Aku kembali ke kamar. Kue yang kubuat kutinggalkan di dapur. Aku membuka laptopku dan mengecek emailku. Siapa tahu Hankyung hyung, Kangin hyung, atau Kibum mengirimiku email. Hipotesisku benar. Ada 12 email yang baru saja masuk. Tiga diantaranya dari Hankyung hyung, Kangin hyung dan Kibum. Aku mengeceknya satu per satu.

” Annyeong dongsaengku^^ masih ingatkah kau dengan hyungmu yang tampan dan berasal dari china ini?? Pastilah kau masih ingat karena wajahku sangat tampan ahaha. Saengil chukkahamnida, Kim Ryeowook^^ Mianhae aku tak bisa datang ke korea karena kendala waktu. Tapi itu tidak membuatku melupakanmu kok. Bagaimana keadaanmu dan yang lainnya? Kuharap baik semua. Aku memang jahat tidak ada disana ketika kau berulang tahun. Tapi tentunya hyungmu yang lain menemanimu kan? Mereka memang hyung yang baik masih menemanimu saat ini. Sekali lagi, saengil chukkae Ryeowookie. Saranghaeyo.. “

” Aniyo… hyung adalah hyung yang baik.. kalian semua baik kok… Hanya waktu yang memisahkan kita.. Aku percaya kita semua akan berkumpul lagi. Saranghaeyo.. ” ucapku tanpa sadar sambil mengetik balasan. Mataku mulai berkaca-kaca. Pointer di dalam monitorku bergerak menuju email dari Kangin hyung.

” Annyeong Wookie, dongsaengku tersayang yang pandai memasak, baik hati dan tidak sombong *?*. Hyung yakin kau kangen sama hyung karena aku adalah orang tertampan di korea hahah. Kabarmu dan lainnya baik kan? Semoga semuanya baik. Besok adalah tanggal kelahiranmu kan? Saengil chukkae dongsaengku. Mianhae aku tidak ada di sisimu ketika kau berulang tahun karena aku masih wajib militer dan tidak diperbolehkan keluar ke dunia luar. Dan katanya kalian mau merilis album kelima. Yaa semoga berhasil juga dalam album itu. Saengil chukkahamnida, Ryeowookie. Saranghae “

” Hyung, aku memang kangen sama hyung. Semua juga begitu. Aku mengerti kok kenapa hyung tidak bisa datang ” Aku membalas email tersebut sambil kuucapkan. Air mataku menetes. Aku tak sanggup lagi menahannya. Dan kubaca email selanjutnya.

” Hyung, apa kabar? Mianhae aku sedang banyak kesibukan dan sulit untuk berkontak dengan hyung. Tapi bulan agustus nanti aku akan kembali kepada kalian. Semuanya baik-baik saja kan? Pasti baik-baik saja karena hyung yang kukenal adalah hyung yang sangat kuat dan tegar. Ya hyung, umurmu akan bertambah dalam beberapa menit lagi. Saengil chukkahamnida hyung. Memang aku mengirimnya lebih cepat. Tapi lebih cepat lebih baik kan? Aku sangat ingin bertemu dengan kalian. Ada sedikit penyesalan, mengapa aku memilih cuti dan berkarir terlebih dahulu di dunia akting. Disini sangat sepi. Aku merindukan canda tawa dan lawakan dari para hyung. Aku berencana mengunjungi dorm jam 5 sore nanti. Tunggu aku hyung!”

” Kibummie, kami memang merindukanmu. Tapi itulah yang kaupilih. Jangan menyesali apa yang kau perbuat. Apa yang kau pilih adalah sesuatu yang kau inginkan. Kami akan menunggumu, jadi datanglah secepatnya ” air mataku mengalir deras. Ada apa ini? Wookie, kau harus kuat. Meskipun tanpa para hyung, kau pasti bisa berdiri sendiri. Kutolehkan kepalaku menuju jam di meja. Jam 23:56. Kuharap mereka ada disini, meskipun hanya satu detik.

” Lebih baik aku menenangkan diriku diluar… “

***

Park Jungsoo POV

” Teukie, lihat dia! “

” Ne, waeyo kyu? ” tanyaku pada Kyuhyun yang mengawasi dorm.

” Wookie keluar…. “

” Mworago?? Kkaja! Kita ikuti dia! ” ucapku pada semua dongsaengku. Kami berjalan secara hati-hati. Syukurlah ini sudah malam, takkan ada ELF yang akan berteriak. Kulihat sebuah aliran air yang ada beberapa meter didepan kami. Sungai Han? Apakah dia sangat sedih karena kami tidak menemaninya?

Ia duduk. Mengambil sebuah batu yang cukup pipih. Berdiri, dan melemparkannya ke sungai. Lalu duduk kembali. Kudengar ia berbicara sendiri sambil berteriak.

” Hai dunia!! Satu menit lagi adalah hari kelahiranku!! Aku sudah hidup di dunia ini selama 24 tahun!! Kau tahu itu kan!! “

Kami terdiam. Tertegun sejenak mendengar teriakannya.

***

Kim Heechul POV

” Hai dunia!! Satu menit lagi adalah hari kelahiranku!! Aku sudah hidup di dunia ini selama 24 tahun!! Kau tahu itu kan!! “

Mwo?! Anak itu sudah gila ya!! Kenapa dia berteriak sendiri begitu!! Aahh jangan sampai dongsaengku yang satu itu menjadi gila! Bisa gawat nanti!!

***

Cho Kyuhyun POV

” Hai dunia!! Satu menit lagi adalah hari kelahiranku!! Aku sudah hidup di dunia ini selama 24 tahun!! Kau tahu itu kan!! “

Aduh berisiknya! Untung saja perumahan berada jauh dari sini. Bisa dilempari sandal nantinya.

***

Kim Jongwoon POV

” Hai dunia!! Satu menit lagi adalah hari kelahiranku!! Aku sudah hidup di dunia ini selama 24 tahun!! Kau tahu itu kan!! “

Aish wookie…. Mianhae.. aku melupakan ulang tahunmu.. Aku salah..

” Hyung, gwenchana ? ” Aku menoleh asal bisikan tersebut. Sungmin bertanya dengan wajah cemas takut-takut aku menjadi gila karena mengacak-acak rambutku sendiri.

” Gwenchana.. sebentar lagi kita laksanakan, ya? “

” Tentu saja! ” jawab mereka serempak, dengan perlahan.

***

Kim Ryeowook POV

” Aku memang gila. Aku sudah gila bicara seorang diri disini. Entah kenapa kesedihanku yang paling sedih adalah hari ini!! “

^NING NING^

Suara itu… aku tahu suara itu… suara arlojiku yang setiap satu jam akan berbunyi. Sekarang tanggal 21 Juni.

” SAENGIL CHUKKAHAMNIDA KIM RYEOWOOK!!! ” teriakku dengan suara lantang. Aku tak peduli jika orang-orang terganggu. Yang penting bebanku sedikit berkurang. Aku menutupi wajahku dengan kedua tanganku. Aku terisak perlahan.

***

Kim Jongwoon POV

” Hyung! Dia sudah menangis! Bolehkah kita keluar sekarang?? ” mohonku pada Teukie hyung yang menonton adegan wookie menangis dengan serius.

” Aniyo. Sungmin, Heechul, Siwon dan Kyu belum tiba. “

” Yaa hyung~ kami dataang ” semuanya menoleh. Sungmin dan kyuhyun membawa kue buatan Ryeowook.

” Bagus. Sekarang tinggal Heechul dan Siwon “

” Kau memanggilku? ” Kami semua tersentak kaget. Tapi yang lebih kaget adalah Leeteuk hyung karena Heechul hyung berbicara tepat di telinganya.

” Loh sejak kapan… “

” Udah daritadi. Hyung aja yang nggak nyadar ” cerocos Siwon.

” Semua siap? Kkaja! “

***

Aku membuka mataku. Ah jam berapa ini? Kulihat arlojiku menunjukkan pukul 00:34. Kuambil hpku. Mwo? Bahkan sms, email, atau twitter pun, mereka tidak mengucapkannyasama sekali? Benar ya. Mereka hanya… Ani! Aku percaya mereka hyung yang baik!

” Mereka hyung yang baik… hyung baik… Aku percaya itu.. ” ucapku tanpa sadar.

BYUR

” A– “

” SAENGIL CHUKKAHAMNIDA URI ETERNAL MAGNAE~ “

Aku menoleh. Di belakangku ada sembilan anggota Super Junior. Aku menangis.

” Yaa Ryeowook-ah! Kau tak suka ya kami datang? ” tanya Heechul hyung, sedikit berteriak.

” A..ni.. hyung.. kalian semua baik… aku senang kalian ingat.. “

” Kami sudah membawakan kue buatanmu hyung. Lilinnya juga. Ayo tiup! ” ucap kyu tak sabaran

” Make a wish dulu ya wookie “

” Ne “

Aku memejamkan mata. Memohon sebuah keinginan yang mungkin takkan bisa dikabulkan. ” aku harap Super Junior tetap tigabelas! ” teriakku. Setelah meniup lilin, siwon hyung mengambil lilin tersebut dan Donghae hyung mendorong kepalaku hingga terjerembab ke kue tersebut.

” Yaa wookie! Kau masih hidup kaan?? Katakan sesuatu! Kau tidak kehabisan napas karena kue itu menyumbat hidungmu kan?? Ayolah jangan pura-pura mati! Nanti kalau kau mati siapa yang akan membuatkanku makanan ketika aku lapar?? ” cerocos Donghae hyung yang sifat childlishnya keluar. Aku ingin tertawa.

” Yaa hyung~ aku masih hidup! Dan aku akan tetap memasak untukmu! ” aku tertawa, diikuti seluruh member. Semuanya menyolek kue yang ada di wajahku dan memasukkan ke dalam mulutnya. Aku mengikuti cara mereka, tetapi tidak untuk dimakan. Aku menyoleki Donghae hyung yang pastinya akan berteriak keras.

” YAA KIM RYEOWOOK !! WAJAHKU JADI KOTOR~~ “

” Coleki saja dengan yang lain. ” semuanya mengikuti kata-kataku. Kami kejar-kejaran dan menyoleki satu sama lain.

” SAENGIL CHUKKAE KIM RYEOWOOK! “

End.

Aneh nggak?? Huwaa ini ff pertama sihh -.- semoga suka yaa. Komentar diterima dengan lapang dada ^^